Ayo Baca Buku !!!
Bacalah merupakan wahyu atau perintah pertama dari ALLAH SWT kepada Nabi
Muhammad. Hal ini membuktikan bahwa membaca merupakan kegiatan yang sangat
penting dan fundamental bagi kita. Ada beberapa pengertian tentang membaca,
menurut Bond dan Wagner membaca merupakan suatu proses menangkap atau
memperoleh konsep – konsep yang di maksud olehpengarangnya, menginterpretasi,
mengevaluasi konsep – konsep pengarang dan merefleksikan atau bertindak
sebagaimana yang di maksud dari apa yang tertulis. Dari beberapa pengertian
membaca dapat disimpulkan, adalah memahami dari apa yang di tulis, sebagai
suatu kegiatan intelektual yang mendatangkan pandangan, sikap dan tindakan
positif, karena kamampuan membaca tidak hanya mengoperasikan berbagai keterampilan
untuk memahami kata – kata dan kalimat, tetapi juga kemampuan
menginterpretasikan, mengevaluasi, sehingga memperoleh pemahaman yang
komprehensif.
Buku sebagai sumber informasi dan sumber ilmu pengetahuan tidak akan
bermanfaat apabila tidak dibaca. Kemampuan menyerap informasi sangatlah penting
dan cara yang paling efektif dalam penyerapan informasi dapt dilakukan dengan
kegiatan membaca. Sebagai contoh negara Jepang yang merupakan negara maju di
kawasan Asia ternyata masyarakatnya memiliki minat baca yang tinggi hal ini
tercermin dari jumlah angka bebas buta huruf yang mencapai 100% dan mereka
memiliki budaya baca yang baik. Sedangkan untuk bangsa Indonesia meniat baca
buku masih sangat rendah, mereka belum menyadari akan pentingnya kegiatan
membaca bagi masa depan kehidupannya.
Rendahnya minat baca bangsa Indonesia secara garis besar dipengaruhi
oleh dua factor, yaitu factor internal dan faktr eksternal. Factor internal
yang mempengaruhi minat baca antara lain: keluarga, motivasi dan keterampilan
membaca. Membaca adalah suatu keterampilan, sehingga hal ini perlu terus untuk
dilatihdan dirangsang. Keluarga sebagai factor dominan yang dapat disediakan
sarana membaca pasti lambat laun kita juga akan tertarik membaca. Keteladanan
membaca merupakan salah satu kunci untuk menumbuhkan minat baca terutama bagi
anak – anak sebagai generasi penerus bangsa. Adapun termasuk factor eksternal
antara lain: jumlah penerbitan buku di Indonesia masih sedikit dibandingkan
dengan jumlah penduduk Indonesia dan penerbitan yang ada banyak terdapat di
kota – kota besar, sehingga masyarakat pedesaan masih sulit mendapatkan buku –
buku bacaan. Factor eksternal yang lain adalah keadaan ekonomi masyaraat yang
lemah sehingga tidak memiliki daya beli buku.
Membangun Minat Baca
Untuk membangun minat baca diperlukan pola – pola pengembangan minat
baca yang harus dilakukan secara bersama – sama oleh berbagai pihak, diantaranya
pemerinta, sekolah, keluarga, dan masyarakat. Adapun cara – cara yang dapat
ditempuh dalam membangun minat baca antara lain, membangun minat baca sejak
usia dini, seperti ajak anak ke took buku / perpustakaan, beli buku yang
menarik minat anak, sisihkan uang untuk membeli buku, ciptakan perpustakaan
keluarga, tukar buku dengan teman, hilangkan penghambat seperti televisi atau
playstation, beri hadiah berupa buku bacaan, jadikan kegiatan membaca sebagai
pembiasaan setiap hari. Sedangkan dilingkungan masyarakat ada beberapa hal yang
dapat dilakukan dalam membantu peningkatan membaca diantaranya, secara bersama
– sama dan untuk kepentingan bersama bergotong – royong mendirikan semacam
taman bacaan dilingkungan masing – masing, menciptakan suasana yang kondusif
untuk melakuakn aktifitas membaca di lingkungan masyarakat semisal menetapkan
jam belajar masyarakat, para pemuka masyarakat diharapkan juga dapat memberikan
motivasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membaca buku. Sekolahan memiliki
peranan yang penting dalam membangun minat baca. Mealui sekolah seorang anak
mulai mengenal cara membaca, anak mulai belajar memaknai serangkaian kata –
kata dan mamasukkan makna tersebut kedalam pikiran. Proses penanaman kemampuan
membaca pada anak ini sangat penting bagi kesuksesan pendidikannya.
Manfaat Mambaca
Dalam kegiatan membaca terdapat manfaat yang sangat
besar, diantaranya: mengembangkan keterampilan membaca dan memperluas wawasan
pengetahuan, memberikan pengalaman yang beraneka ragam lewat bacaan, mengembangkan
cipta, rasa, dan karsa yang sangat berguna bagi pembentukan kualitas manusia,
mengembangkan imajinasi dan mengembangkan apresiasi budaya, memiiki kemampuan
untuk memecahkan masalah, memiliki sikap obyektif terhadap suatu masalah dan
lebih mementingkan fakta dan informasi, mempertajam tingkat pemikiran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar